Cara Backup Konfigurasi Mikrotik dengan Scheduler dan Dikirim via Email

Hallo sobat oprekers, pada artikel sebelumnya saya sudah pernah menjelaskan salah satu fitur mikrotik yaitu tools mail. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan membahas bagaimana memanfaatkan tools mail tersebut sebagai automatic backup konfigurasi mikrotik yang nantinya akan dikirim via email.

Menurut saya pribadi sob, sebenarnya cara ini cukup membantu kita untuk melakukan maintenance, coba bayangkan jika suatu saat router kita mengalamai error yang mengharuskan kita reset dan kita di tuntut harus cepat walaupun konfigurasinya itu sangat banyak, pasti bikin cenat-cenut kepala bukan? Nah, Cara ini merupakan salah satu antisipasinya sob.!!

Sebelum kita mulai melakukan konfigurasinya pastikan dulu mikrotik anda sudah dapat mengirim email dan settingan clock mikrotik sudah tepat. Untuk lebih jelasnya bisa baca artikel sebelumnya :
Cara Setting NTP di Mikrotik
Konfigurasi Email di Mikrotik RB750 
Oke sob, saya anggap semuanya sudah ready yah..!!!

Langkah pertama adalah remote mikrotik anda menggunakan winbox kemudian pilih menu system > script. Buatlah sebuah nama script misalkan "backup" kemudian pada menu source tambahkan perintah berikut.
:global date [/system clock get date];
:global file ([/system identity get name]."-".[:pick $date 4 6].[:pick $date 0 3].[:pick $date 7 11]);
:global body ("Mail Notification : Auto backup"." ".[/system identity get name]." "."at"." ".$date);
/system backup save name=$file;
/tool e-mail send to=emailmu@gmail.com subject="Backup Configuration" body=$body tls=yes file="$file.backup";
:log info "Sending e-mail auto backup configuration via scheduler";
 Jika sudah selesai maka akan terlihat seperti ini.


Sekarang mari kita coba apakah scriptnya sudah berjalan dengan baik, cara jalankan "Run Script".


Jika scriptnya sudah berjalan nantinya pada menu file akan ada file backup dan pada log akan tampil seperti ini.


Cek inbox pada email anda.



Sampai saat ini konfigurasi backup dan mail sudah berjalan dengan baik.

Selanjutnya, buatlah sebuah schedule untuk menjalankan script ini secara automatis di menu system > scheduler. Dalam contoh ini saya akan membuat sebuah scheduler dengan nama "backup" yang dijalankan setiap 10 hari sekali pada jam 00;00, pada on event nya silahkan di isi dengan nama script yang sebelumnya anda buat. Karena disini saya menggunakan nama "backup" maka akan terlihat seperti ini.


Nah, untuk schedule ini bisa anda sesuaikan sendiri tidak harus 10 hari sekali dan silahkan bereksperimen.

Sekian tutorial mikrotik indonesia kali ini mengenari cara backup konfigurasi mikrotik dengan scheduler dan dikirim via email. Semoga bermanfaat bagi kita semua dan selamat mencoba..!!!

3 komentar

Ajarin basic mikrotik dong kak, atau fungsi dan tutorialnya. makasih

Btw ada minimal OS berapa gk untuk tutorial ini bisa di jalankan, denger2 hanya untuk OS V.6 saja ya ka' bener gak ?
trims

selama routeros nya mendukug fitur email, script nya bisa di jalankan kok tidak harus versi 6.. pada artikel di atas sya menggunakan routeros v5.25..


EmoticonEmoticon