Perbedaan Simple Queue dan Queue Tree pada Mikrotik


Perbedaan Simple Queue dan Queue Tree pada Mikrotik - Hallo sobat oprekers, kali ini dimasrio.com akan menjelaskan sedikit mengenai perbedaan simple queue dan queue tree pada mikrotik. Sebetulnya artikel seperti ini sudah banyak beredar di internet tapi tidak ada salahnya jika saya mengupas sedikit agar pembahasan selanjutnya dapat lebih mudah di pahami.

Baca Juga :
Bandwidth Management Mikrotik dengan Simple Queue

Pada router mikrotik sudah tersedia fitur Queue yang mampu melakukan limitasi atau pembatasan pada bandwidth. Jadi, tidak heran banyak perusahaan menggunakan mikrotik sebagai alternative karena memang kebanyakan perusahaan di indonesia memiliki akses internet yang terbatas sehingga perlu di manage.

Ada 2 jenis Queue pada mikrotik:
  1. Queue Simpel : merupakan jenis bandwidth management yang dapat dikonfigurasi secara mudah. Biasanya simple queue digunakan hanya untuk pembatasan pemakaian bandwidth (upload dan download) tiap client. Jenis queue ini sangat cocok di implementasikan pada jaringan skala kecil hingga menengah.
  2. Queue Tree : merupakan jenis bandwidth management yang sangat kompleks. Secara garis besar fungsinya sama dengan simple queue hanya pada queue tree bandwidth management akan di kelompokan kedalam group / parent sehingga akan terlihat seperti hirarki. Untuk menggunakan Queue ini kita harus mengaktifkan mangle di menu firewall, sehingga kita dapat melakukan limitasi atau memberikan prioritas pada lalu lintas apapun seperti email, browsing, game dll

Perbedaan Simple Queue dan Queue Tree 

Queue Simple
  • Simple Queue melimit secara fix dan memiliki aturan yang ketat.
  • Simple Queue akan memproses dari antrian secara terurut mulai dari atas hingga ke bawah.
  • Simple Queue melakukan limit dua arah sekaligus traffic Upload dan Download.
  • Simple Queue akan lebih di proses atau prioritaskan terlebih dahulu dibandingkan Queue Tree jika digunakan secara bersamaan. 
  • Simple Queue dapat memproses antrian yang di tandai oleh paket mangle.
  • Simple Queue sangat cocok bagi admin yang tidak mau ribet dengan adanya traffic control pada mangle.
Queue Tree
  • Queue Tree membagi bandwidth secara fixed dan tidak memiliki aturan yang ketat.
  • Queue Tree tidak memperhatikan antrian sehingga proses akan dijalankan secara bersamaan. 
  • Queue Tree melakukan limit secara directional (satu arah).
  • Queue Tree sangat bergantung pada firewall mangle jika melakukan pembatasan trafik dan membedakan proses upload/download.
  • Queue Tree akan di nomer duakan setelah simple queue.
  • Untuk melakukan konfigurasi queue tree admin harus mengetahui traffic control lalu lintas yang ada.
Demikian tutorial mikrotik indonesia kali ini, mengenai perbedaan simple queue dan queue tree pada mikrotik. Semoga bermanfaat bagi kita semua..!!!


EmoticonEmoticon