Konfigurasi BGP di Mikrotik

Konfigurasi BGP di Mikrotik - BGP (Border Gateway Protocol) merupakan salah satu jenis routing dynamic berbasis EGP (Eksterior Gateway Protocol) yang dapat melakukan pertukaran table routing dalam skala besar berdasarkan Autonomous System (AS) Number. BGP memiliki karateristik berbasis path vector yaitu jenis routing protokol yang dapat menentukan rute terbaiknya berdasarkan path terbaik yang dapat dilaluinya. Saat ini BGP adalah core routing yang digunakan dalam membangun koneksi global internet.

Baca Juga :
Konfigurasi Static Routing pada Mikrotik
Memisahkan Bandwitdh IIX dan IX menggunakan Routing Mark di Mikrotik 
Konfigurasi PCQ dan Queue Tree di Mikrotik 
Untuk menambah wawasan mengenai bgp, maka lab dimasrio.com kali ini adalah melakukan konfigurasi bgp pada mikrotik.

Perhatikan topologi di bawah ini:
Pada topologi diatas saya simulasikan bahwa R1 akan melakukan peer ke OpenIXP dengan ip point to point yang diberikan oleh openixp adalah 202.166.79.8/30. Router openixp sebelumnya sudah melakukan peer terlebih dahulu ke router R3 dan R4 sehingga advertise dari router R3 (222.162.162.0/24) dan advertise dari router R4 (222.161.161.0/24) sudah terdaftar di router openixp.


Konfigurasi Peer BGP R2 ke R1

[admin@R2] > ip add add address=202.166.79.9/30 interface=ether1 comment=to-R1
[admin@R2] > routing bgp instance add name="OpenIXP - R1" as=6500 router-id=202.166.79.9 redistribute-other-bgp=yes
[admin@R2] > routing bgp peer add name="peer - R1" instance="OpenIXP - R1" remote-address=202.166.79.10 remote-as=100 ttl=default

Konfigurasi Peer BGP R1 ke R2

[admin@R1] > ip add add address=202.166.79.10/30 interface=ether1 comment=to-openixp
[admin@R1] > ip add add address=218.72.24.1/24 interface=ether2 comment=gateway
[admin@R1] > routing bgp instance add name="R1 - OpenIXP" as=100 router-id=202.166.79.10 client-to-client-reflection=no
[admin@R1] > routing bgp peer add name="peer - OpenIXP" instance="R1 - OpenIXP" remote-address=202.166.79.9 remote-as=6500 ttl=default default-originate=always
Setelah peer terhubung, selanjutnya advertise prefix network yang dimiliki router R1.
[admin@R1] > routing bgp network add network=218.72.24.0/24
Cek apakah router R1 sudah mendapatkan table routing yang di advertise dari Router R2.


Selanjutnya lakukan ping dari router R1 ke R3.


Setelah R1 berhasil peer ke R2, maka pada tabel routing R2 akan ada penambahan network yang di advertise dari router R1.


Perlu di ketahui bahwa bgp untuk menjaga koneksinya agar keep alive menggunakan port 179. Selain itu ada 2 jenis BGP yang sering digunakan yaitu eBGP dan iBGP. Perbedaannya adalah jika eksternal Bgp (eBGP) melakukan pertukan table routing antar AS atau berbeda AS seperti pada Lab ini. Sedangkan internal bgp (iBGP) mekakukan pertukaran tabel routing di dalam AS atau AS tunggal.

Demikian tutorial mikrotik indonesia kali ini mengenai konfigurasi bgp di mikrotik. Semoga bermanfaat bagi kita semua dan selamat mencoba..!!!

1 komentar:

Terimakasih gan' atas artikelnya sangat bermafaat.
BTW nama facebooknya :)


EmoticonEmoticon