Memisahkan Bandwidth Lokal (IIX) dan Internasional (IX) 2 ISP di Mikrotik

Hallo sobat oprekers, pada artikel kali ini dimasrio.com akan menjelaskan salah satu fitur mikrotik yaitu mark routing. Sebetulnya fungsi mark routing di mikrotik ini sangatlah berguna bagi anda yang memiliki 2 buah upstream link karena dapat melewatkan jalur koneksi ke geteway tertentu.

Baca Juga :
Konfigurasi Mikrotik PCC Load Balancing dan Failover 2 ISP
Konfigurasi PCQ dan Queue Tree di Mikrotik
Kumpulan Soal MTCNA Mikrotik Lengkap
Pada contoh kali ini kita asumsikan memiliki 2 buah koneksi internet, dimana salah satu isp anda memberikan koneksi ke arah lokal (IIX) lebih besar di bandingkan ke arah internasional, sebuat saja ISP A. Sedangkan ISP B memiliki bandwidth ke internasional cukup besar hanya saja koneksi dari ISP B tidak simetris atau Up to. Untuk itu perlu di optimalkan.

Maka topologinya akan seperti di bawah ini:

Nah, karena kita akan memisahkan traffic lokal dan internasional, maka kita membutuhkan daftar ip yang ada di indonesia yang sudah di advertise ke IIX. Sobat bisa mendownloadnya disini atau bisa mengetikan perintah di bawah ini pada terminal mikrotik.
[admin@R1] > tool fetch address=ixp.mikrotik.co.id src-path=/download/nice.rsc mode=http;
Selanjutnya import file nice tersebut.
[admin@R1] > import nice.rsc
Setelah berhasil maka, pada address-list di menu firewall akan muncul list ip yang ada di indonesia.


Selanjutnya buat mangle pada mikrotik untuk menandakan routing mark traffic iix dan internasional.
[admin@R1] > ip firewall mangle add chain=prerouting action=mark-routing new-routing-mark=lokal passthrough=yes src-address=192.168.7.0/24 dst-address-list=nice

[admin@R1] > ip firewall mangle chain=output action=mark-routing new-routing-mark=lokal passthrough=yes src-address=192.168.7.0/24 dst-address-list=nice
Sekarang buat default routenya.
[admin@R1] > ip route add gateway=10.10.7.1 routing-mark=lokal
[admin@R1] > ip route add gateway=172.16.7.1
Karena untuk lannya menggunakan ip privat, jangan lupa untuk membuat Nat nya untuk kedua isp.
[admin@R1] > ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1
[admin@R1] > ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether2
Kita coba lakukan tracert dari lan (windows 7) untuk memastikan traffic sudah di alirkan ke default route iix dan internasional.


Dari hasil tracert bahwa traffic internasional sudah di alirkan ke ISP B, sedangkan untuk traffic lokal di alirkan ke ISP A.

Demikian tutorial mikrotik indonesia kali ini mengenai cara memisahkan bandwidth lokal (iix) dan internasional (ix) 2 ISP di mikrotik. Semoga bermanfaat bagi kita semua dan selamat mencoba..!!!

1 komentar:

gan saya sdh coba cara di atas tp ketika saya trace di cmd youtube msh ke internasional itu apanya yg slh gan?


EmoticonEmoticon