Cara Setting OSPF di Mikrotik

Cara Setting OSPF di Mikrotik - HomeLAB kali ini dimasrio.com akan menjelaskan bagaimana konfigurasi ospf single area di mikrotik. OSPF (Open Shortest Path First) merupakan jenis routing protocol katagori link state yang mampu melakukan pertukaran table routing secara dynamic sesuai perubahan yang terjadi. OSPF akan mengenali path terbaik untuk mencapai tujuan dengan melakukan perhitungan cost. Pada umumnya ospf akan menentukan cost berdasarkan besar bandwidth dari suatu port.

Baca Juga :
Konfigurasi BGP di Mikrotik

Bagaimana OSPF Menjaga Informasi Routing?


OSPF bekerja hampir sama dengan RIP sehingga ospf akan mengetahui suatu state atau status dari tetangganya (neighbour). Router OSPF akan membuat Link State Packet (LSP) yang kemudian di sebarkan kesemua neighbour dalam satu area menggunakan Link State Advertisement (LSA). Dari LSA inilah ospf akan membuat suatu gambaran topologi ( DR atau Designated Router ) dan menyusun tabel routing. Selain mebuat DR, LSA juga membuat BDR (Backup Designated Router) hal tersebut diperlukan jika suatu ketika router DR mengalami kendala.

Perhatikan Topologi HomeLAB di bawah ini.



Dari gambar diatas bahwa P4 adalah Router DR, karena ospf akan menjadikan id router tertinggi sebagai DR atau pusat dari LSA. Sedangkan P3 akan bertindak sebagai BDR. Karena Router DR akan melakukan perhitungan path maka sangat di sarankan untuk memilih jenis router yang handal karena router akan dibebankan oleh LSA.


Setting OSPF di Mikrotik


Karena disini masih menggunakan topologi di atas, berikut ini adalah konfigurasi ospf.

Note :
Pada kasus ini saya hanya menjelaskan single area saja, sehingga pada topologi diatas hanya menggunakan 4 router saja yaitu P1 - P4. Sedangkan penggunakan P5 & P6 akan digunakan untuk materi selanjutnya.

Konfigurasi P1
sys identity set name=P1
ip add add add=10.1.1.1/30 interface=ether1
ip add add add=30.1.1.2/30 interface=ether2
routing ospf instance set 0 router-id=10.1.1.1
routing ospf network add network=10.1.1.0/30 area=backbone
routing ospf network add network=30.1.1.0/30 area=backbone
Konfigurasi P2
sys identity set name=P2
ip add add add=10.1.1.2/30 interface=ether1
ip add add add=20.1.1.1/30 interface=ether2
ip add add add=192.168.10.1/30 interface=ether3
int bridge add name=loopback
ip add add add=2.2.2.2/32 interface=loopback
routing ospf instance set 0 router-id=20.1.1.1
routing ospf network add network=20.1.1.0/30 area=backbone
routing ospf network add network=10.1.1.0/30 area=backbone
routing ospf network add network=2.2.2.2/32 area=backbone
Konfigurasi P3
sys identity set name=P3
ip add add add=30.1.1.1/30 interface=ether1
ip add add add=40.1.1.2/30 interface=ether2
ip add add add=192.168.20.1 interface=ether3
int bridge add name=loopback
ip add add add=3.3.3.3/32 interface=loopback
routing ospf instance set 0 router-id=30.1.1.1
routing ospf network add network=30.1.1.0/30 area=backbone
routing ospf network add network=40.1.1.0/30 area=backbone
routing ospf network add network=3.3.3.3/32 area=backbone
Konfigurasi P4
sys ide set name=P4
ip add add add=20.1.1.2/30 interface=ether1
ip add add add=40.1.1.1/40 interface=ether2
routing ospf instance set 0 router-id=40.1.1.1
routing ospf network add network=40.1.1.0/30 area=backbone
routing ospf network add network=20.1.1.0/30 area=backbone

Setelah konfigurasi di buat, sekarang table routing pada R2 maka akan ditemukan destination ke ip loopback dari P3 dapat melewati 2 alternatif route hal ini bisa digunakan untuk failover. Seperti gambar dibawah ini.



Demikan tutorial mikrotik mengenai cara setting ospf di mikrotik. Semoga bermanfaat bagi kita semua dan selamat mencoba..!!!

1 komentar:

mantap gan UP UP
visit juga
roykhanindo.blogspot.com


EmoticonEmoticon