Install Monitoring System Icinga Web 2 di CentOS 7

Install Monitoring System Icinga Web 2 di CentOS 7 - Pada arikel sebelumnya saya sudah menjelaskan mengenai cara melakukan install icinga 2 core di centos 7. Maka di artikel saya kali ini akan menjelaskan bagimana melakukan setup pada icinga web 2. Untuk mempersingkat waktu, berikut adalah langkah-langkahnya.

Install Icinga Web 2 di CentOS 7

Sebelum kita melakukan installasi icinga web, sebaiknya anda melakukan installasi LAMP di system anda.
Cara Install LAMP Stack di CentOS Linux
Setelah anda menginstall Lamp, install juga package dependency icinga web.
yum install php-gd php-intl php-ZendFramework php-pear php-pdo php-soap php-ldap php-cli php-common php-devel php-mbstring php-mysql php-xml
Install Icinga web 2 dan IcingaCLI.
yum install icingaweb2 icingacli 
Setelah package terinstall di system anda, generate token autentikasi untuk icinga web 2 dengan menggunakan perintah di bawah ini. 
icingacli setup token create
Setelah token dibuat, tambahkan firewall untuk mengizinkan komunikasi port http.
firewall-cmd --permanent --add-service=http
firewall-cmd --permanent --add-service=https
firewall-cmd --reload
Buka alamat berikut http://localhost/icingaweb2/setup atau http://IP-Address/icingaweb2/setup untuk melakukan setup pada icinga web2.

Ketika halaman setup icinga web terbuka, anda akan di minta untuk mengisikan token yang sudah anda generate sebelumnya.





Pada langkah selanjutnya icinga akan melakukan cek pada system anda.


Pilih autentikasi yang digunakan adalah database.


Buat database untuk icingaweb.



Masukan user dan password mysql anda. Agar icingaweb dapat membuat database resource.


Selanjutnya pilih "next" untuk authentikasi backend. Karena kita sudah mengisikan sebelumnya bawah yang digunakan adalah database icingaweb2.



Selanjutnya tentukan user name dan password untuk login icinga web.


Pilih "next" untuk konfigurasi aplikasi.


Maka sampai disini konfigurasi database resource sudah selesai.


Klik "next".


Klik "next".


Pada tahap ini anda diminta untuk mengisikan konfigurasi ido mysql. Isikan sesuai pada file /etc/icinga2/features-available/ido-mysql.conf.



Selanjutnya untuk command transport biarkan default, pilih "next".


Biarkan default, pilih "next".


Berikut infomasi yang sudah dibuat.


Sampai disini anda sudah selesai melakukan setup icinga web 2. 


Berikut adalah tampilan icinga web2 monitoring system.




Demikian tutorial singkat saya kali ini mengenai cara install monitoring system icinga web 2 di centos 7. Semoga bermanfaat bagi kita semua dan selamat mencoba..!!!

Install Icinga 2 Core di CentOS 7


Install Icinga 2 Core di CentOS 7 - Icinga merupakan network monitoring open source sekala enterprise yang mampu melakukan pengecekan sekala service dan resource sistem. Karena icinga terdiri dari 2 buah komponen yaitu core dan web interface, maka di kesempatan ini saya akan menunjukan terlebih dahulu  cara menginstall icinga 2 di centos 7.

Baca Juga :
Install Zabbix Server Moniroting di CentOS 7

Install Icinga 2 Core di Centos 7

Langkah pertama tambahkan dan update repository icinga pada system linux anda. 
rpm --import http://packages.icinga.org/icinga.key
wget http://packages.icinga.org/epel/ICINGA-release.repo -O /etc/yum.repos.d/ICINGA-release.repo
Install package icinga2 dan jalankan sebagai start up.
yum makecache httpd-devel
yum install icinga2
systemctl enable icinga2.service
systemctl start icinga2.service
Karena icinga di buat dari nagios, maka anda dapat menginstall plugin nagios pada icinga. Install juga plugin ido untuk mysql.
yum install nagios-plugins-all icinga2-ido-mysql
Setup database untuk icinga2.
mysql -u root -p
MariaDB [(none)]> create database icinga2;
MariaDB [(none)]> GRANT SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE, DROP, CREATE VIEW, INDEX, EXECUTE ON icinga2.* TO 'icinga2'@'localhost' IDENTIFIED BY '07091991';
MariaDB [(none)]> exit

mysql -u root -p icinga2 < /usr/share/icinga2-ido-mysql/schema/mysql.sql
Selanjutnya lakukan konfigurasi pada file ido-mysql.conf.
nano /etc/icinga2/features-available/ido-mysql.conf 
Set username dan password sesuai yang anda inginkan.


Simpan konfigurasi tersebut, selanjutnya restart service untuk icinga 2. Tambahkan hak akses user web server untuk icinga. Hal ini akan sangat berpengaruh saat menginstall icinga web.
systemctl restart icinga2
usermod -a -G icingacmd apache
Note :
Untuk mengaktifkan beberapa fiture icinga anda bisa menggunakan perintah di bawah ini.

Untuk melihat fitur yang sedang aktif dan beberapa fitur yang tersedia.
icinga2 feature list
Output :

Untuk mengaktifkan fitur pada icinga.
Sebagai contoh ketika mengaktifkan fitur ido-mysql.
icinga2 feature enable ido-mysql
Sampai disini anda sudah selesai menginstall icinga 2 core di centos.
Aritkel selanjutnya akan membahas bagaimana menginstall icinga web 2.
Install Monitoring System Icinga Web 2 di CentOS 7

Demikian tutorial linux kali ini mengenai install icinga 2 core di centos 7. Semoga bermanfaat bagi kita semua dan selamat mencoba..!!!

Implementasi BGP Confederation over OSPF Mikrotik Untuk Failover BTS

Implementasi BGP Confederation over OSPF Mikrotik Untuk Failover BTS - Pada artikel sebelumnya dimasrio.com sudah menjelaskan bagaimana cara melakukan konfigurasi BGP Congederation di Mikrotik. Kali ini saya akan mencoba mengimplementasikan bgp confederation tersebut pada topologi failover bts.

Berikut ini adalah Topologinya :


Dari topologi diatas saya akan menjelaskan sedikit. Router R2 adalah core dari network 202.159.10.0/24 yang melakukan peer ebgp dengan router R1 (network 222.161.10.0/24). Pada jaringan R2 akan menerapkan routing OSPF  sebagai failover BTS nya, anggap saja itu router R3, R4 dan R5. Dari topologi diatas akan memberikan availability network 202.159.10.0/24 pada router R1.

Berikut ini adalah konfigurasinya.

R1
ip add add add=10.1.1.1/30 int=ether1
int bridge add name=loopback
ip add add add=222.161.10.1/32 int=loopback

routing bgp instance set 0 as=65100 router-id=10.1.1.1
routing bgp peer add name=PeerR2 remote-address=10.1.1.2 remote-as=65200
routing bgp network add network=222.161.10.0/24 synchronize=no

R2
ip add add add=10.1.1.2/30 int=ether1
ip add add add=10.10.10.1/30 int=ether2
int bridge add name=loopback
ip add add add=202.159.10.1/32 int=loopback

routing bgp instance set 0 as=65200 router-id=10.1.1.2
routing bgp instance add name=iBGP as=65200 router-id=10.10.10.1 redistribute-connected=yes
routing bgp peer add name=PeerR1 remote-address=10.1.1.1 remote-as=65100
routing bgp peer add name=PeerR3 instance=iBGP remote-address=10.10.10.2 remote-as=65200 multihop=yes
routing bgp network add network=202.159.10.0/24 synchronize=no

Pada konfigurasi diatas anda sudah membuat peer ebgp pada router R1 dan R2. Selanjutnya buat peer ke router R3, yang perlu diperhatikan adalah router R3 akan bertintak sebagai router iBPG confederation dan distribusi dari BTS. 

Pada jaringan BTS (network 172.16.10.0/24) akan menggunakan dua routing protokol yaitu OSPF dan BGP sehingga di masing-masing router perlu menerapkan routing filter.

R3
ip add add add=10.10.10.2/30 int=ether1
ip add add add=172.16.10.1/30 int=ether2
ip add add add=172.16.10.5/30 int=ether3
int bridge add name=loopback
ip add add add=202.159.10.10/32 int=loopback

routing ospf instance set 0 router-id=202.159.10.10 in-filter=ospf-in out-filter=ospf-out
routing ospf network add network=172.16.10.0/24 area=backbone
routing ospf network add network=202.159.10.0/24 area=backbone

routing bgp instance set 0 as=100 router-id=202.159.10.10 redistribute-connected=yes confederation=65200 confederation-peers=101-102

routing bgp instance add name=iBGP as=65200 router-id=10.10.10.2 redistribute-connected=yes redistribute-ospf=yes redistribute-other-bgp=yes

routing bgp peer add name=PeerR4 remote-address=202.159.10.20 remote-as=101 nexthop-choice=force-self multihop=yes in-filter=bgp-in out-filter=bgp-out update-source=loopback default-originate=always

routing bgp peer add name=PeerR5 remote-address=202.159.10.20 remote-as=102 nexthop-choice=force-self multihop=yes in-filter=bgp-in out-filter=bgp-out update-source=loopback default-originate=always

routing bgp peer add name=PeerR2 instance=iBGP remote-address=10.10.10.1 remote-as=65200 multihop=yes

R4
ip add add add=172.16.10.2/30 int=ether1
ip add add add=172.16.10.9/30 int=ether2
int bridge add name=loopback
ip add add add=202.159.10.20/32 int=loopback

routing ospf instance set 0 router-id=202.159.10.20 in-filter=ospf-in out-filter=ospf-out
routing ospf network add network=172.16.10.0/24 area=backbone
routing ospf network add network=202.159.10.0/24 area=backbone

routing bgp instance set 0 as=101 router-id=202.159.10.20 redistribute-connected=yes confederation=65200 confederation-peers=100,102

routing bgp peer add name=PeerR3 remote-address=202.159.10.10 remote-as=100 nexthop-choice=force-self multihop=yes in-filter=bgp-in out-filter=bgp-out update-source=loopback

routing bgp peer add name=PeerR5 remote-address=202.159.10.30 remote-as=102 nexthop-choice=force-self multihop=yes in-filter=bgp-in out-filter=bgp-out update-source=loopback

R5
ip add add add=172.16.10.6/30 int=ether1
ip add add add=172.16.10.10/30 int=ether2
int bridge add name=loopback
ip add add add=202.159.10.30/32 int=loopback

routing ospf instance set 0 router-id=202.159.10.30 in-filter=ospf-in out-filter=ospf-out
routing ospf network add network=172.16.10.0/24 area=backbone
routing ospf network add network=202.159.10.0/24 area=backbone

routing bgp instance set 0 router-id=202.159.10.30 redistribute-connected=yes confederation=65200 confederation-peers=100-101

routing bgp peer set 0 name=PeerR3 remote-address=202.159.10.10 remote-as=100 nexthop-choice=force-self multihop=yes in-filter=bgp-in out-filter=bgp-out update-source=loopback

routing bgp peer set 0 name=PeerR4 remote-address=202.159.10.20 remote-as=101 nexthop-choice=force-self multihop=yes in-filter=bgp-in out-filter=bgp-out update-source=loopback

Sampai disini anda sudah mengkonfigurasi router BTS, seperti yang saya jelaskan sebelumnya karena di masing-masing router bts menggunakan dua routing protokol yaitu bgp dan ospf maka anda perlu menambahkan routing filter agar routing ospf hanya melakukan pertukaran routing ip loopback saja. Sedangkan routing bgp hanya  melakukan pertukaran routing ip point to point antar router tidak dengan ip loopback.

Tambahkan routing filter dibawah ini pada router bts (R3, R4 dan R5).

Routing Filter
routing filter add chain=ospf-in prefix=202.159.10.0/24 prefix-length=24-32 action=accept
routing filter add chain=ospf-in action=discard
routing filter add chain=ospf-out prefix=202.159.10.0/24 prefix-length=24-32 action=accept
routing filter add chain=ospf-out action=discard

routing filter add chain=bgp-in prefix=202.159.10.0/24 action=discard
routing filter add chain=bgp-in action=accept
routing filter add chain=bgp-out prefix=202.159.10.0/24 action=discard
routing filter add chain=bgp-out action=accept

Berikut ini adalah video implementasinya.



Demikian tutorial mikrotik indonesia kali ini mengenai implementasi BGP confederation over ospf mikrotik untuk failover bts. Semoga bermanfaat bagi kita semua dan selamat mencoba..!!!

BGP Confederation di Mikrotik


BGP confederation di mikrotik - BGP Confederation merupakan sebuah metode yang digunakan untuk mempersingkat AS Path pada jaringan BGP dengan membuat Sub AS didalam AS tunggal. Saat ini bgp confederation merupakan salah satu solusi untuk mengatasi jaringan iBGP full mesh.

Baca Juga :
Konfigurasi BGP di Mikrotik

Sebelum kita mulai pembahasan kali ini, saya akan menjelaskan bagaimana penerapan bgp confederation.

Perhatikan gambar dibawah ini.


Sebagai contoh, anda memiliki 6 buah router yang terhubung pada jaringan iBGP. Karena topologi iBGP sangat dianjurkan full mash maka kendala utama anda adalah terlalu banyak melakukan Peer-ing ke masing-masing router agar ibgp berjalan sempurna (Perhatian gambar diatas). Tentunya dengan topologi tersebut akan menjadi mimpi buruk bagi admin jaringan.

Lalu bagaimana jika menerapkan bgp condeferation?

Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, bgp confederation akan membagi menjadi sub as pada as tunggal sehingga akan terlihat seperti ebgp yang berada dalam ibgp.


BGP Confederation di Mikrotik

Pada HomeLab bgp confederation ini, saya akan menggunakan 5 buah router dimana 3 diantaranya akan membangun confederation. Perhatikan topologi di bawah ini:


Tujuan dari topologi diatas adalah menghubungkan router R1 dan R5 dengan melewati bgp confederation AS 234. Berikut ini adalah konfigurasinya :

R1
ip add add add=10.10.10.2/30 int=ether1
int bridge add name=loopback
ip add add add=202.159.10.1/32 int=loopback
routing bgp instance set 0 as=100 router-id=202.159.10.1
routing bgp peer add name=PeerConfederation remote-address=10.10.10.1 remote-as=234
routing bgp network add network=202.159.10.1/32 synchronize=no

R2
ip add add add=10.10.10.1/30 int=ether2
ip add add add=10.1.1.1/30 int=ether1
routing bgp instance set 0 as=200 router-id=10.1.1.1 redistribute-connected=yes confederation=234 confederation-peers=300
routing bgp peer add name=PeerR3 remote-as=300 remote-address=10.1.1.2 nexthop-choice=force-self multihop=yes
routing bgp peer add name=PeerR1 remote-as=100 remote-address=10.10.10.2

R3
ip add add add=10.1.1.2/30 int=ether1
ip add add add=20.1.1.1/30 int=ether2
routing bgp instance set 0 as=300 router-id=10.1.1.2 redistribute-connected=yes confederation=234 confederation-peers=200,400
routing bgp peer add name=PeerR2 remote-as=200 remote-address=10.1.1.1 nexthop-choice=force-self multihop=yes
routing bgp peer add name=PeerR4 remote-as=400 remote-address=20.1.1.2 nexthop-choice=force-self multihop=yes

R4
ip add add add=20.1.1.2/30 int=ether1
ip add add add=20.20.20.1/30 int=ether2
routing bgp instance set 0 as=400 router-id=20.1.1.1 redistribute-connected=yes confederation=234 confederation-peers=300
routing bgp peer add name=PeerR3 remote-as=300 remote-address=20.1.1.1 nexthop-choice=force-self multihop=yes
routing bgp peer add name=PeerR5 remote-address=20.20.20.2 remote-as=500

R5
ip add add add=20.20.20.2/30 int=ether1
int bridge add name=loopback
ip add add add=202.159.20.1/32 interface=loopback
routing bgp instance set 0 as=500 router-id=202.159.20.1
routing bgp peer add name=PeerConfederation remote-ad=20.20.20.1 remote-as=234
routing bgp network add network=202.159.20.1 synchronize=no

Setelah kelima router tersebut di konfigurasi, maka router R1 dan R5 sudah mendapatkan prefix dari bgp confederation.


Terlihat pada route R1 jika mengakses R5 akan melewati router AS confederation.


Berikut hasil Pingnya.


Demikian tutorial mikrotik indonesia kali ini mengenai konfigurasi bgp condeferation di mikrotik. Semoga bermanfaat bagi kita semua dan selamat mencoba...!!!

Youtube

Bisnis Online