BGP Confederation di Mikrotik


BGP confederation di mikrotik - BGP Confederation merupakan sebuah metode yang digunakan untuk mempersingkat AS Path pada jaringan BGP dengan membuat Sub AS didalam AS tunggal. Saat ini bgp confederation merupakan salah satu solusi untuk mengatasi jaringan iBGP full mesh.

Baca Juga :
Konfigurasi BGP di Mikrotik

Sebelum kita mulai pembahasan kali ini, saya akan menjelaskan bagaimana penerapan bgp confederation.

Perhatikan gambar dibawah ini.


Sebagai contoh, anda memiliki 6 buah router yang terhubung pada jaringan iBGP. Karena topologi iBGP sangat dianjurkan full mash maka kendala utama anda adalah terlalu banyak melakukan Peer-ing ke masing-masing router agar ibgp berjalan sempurna (Perhatian gambar diatas). Tentunya dengan topologi tersebut akan menjadi mimpi buruk bagi admin jaringan.

Lalu bagaimana jika menerapkan bgp condeferation?

Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, bgp confederation akan membagi menjadi sub as pada as tunggal sehingga akan terlihat seperti ebgp yang berada dalam ibgp.


BGP Confederation di Mikrotik

Pada HomeLab bgp confederation ini, saya akan menggunakan 5 buah router dimana 3 diantaranya akan membangun confederation. Perhatikan topologi di bawah ini:


Tujuan dari topologi diatas adalah menghubungkan router R1 dan R5 dengan melewati bgp confederation AS 234. Berikut ini adalah konfigurasinya :

R1
ip add add add=10.10.10.2/30 int=ether1
int bridge add name=loopback
ip add add add=202.159.10.1/32 int=loopback
routing bgp instance set 0 as=100 router-id=202.159.10.1
routing bgp peer add name=PeerConfederation remote-address=10.10.10.1 remote-as=234
routing bgp network add network=202.159.10.1/32 synchronize=no

R2
ip add add add=10.10.10.1/30 int=ether2
ip add add add=10.1.1.1/30 int=ether1
routing bgp instance set 0 as=200 router-id=10.1.1.1 redistribute-connected=yes confederation=234 confederation-peers=300
routing bgp peer add name=PeerR3 remote-as=300 remote-address=10.1.1.2 nexthop-choice=force-self multihop=yes
routing bgp peer add name=PeerR1 remote-as=100 remote-address=10.10.10.2

R3
ip add add add=10.1.1.2/30 int=ether1
ip add add add=20.1.1.1/30 int=ether2
routing bgp instance set 0 as=300 router-id=10.1.1.2 redistribute-connected=yes confederation=234 confederation-peers=200,400
routing bgp peer add name=PeerR2 remote-as=200 remote-address=10.1.1.1 nexthop-choice=force-self multihop=yes
routing bgp peer add name=PeerR4 remote-as=400 remote-address=20.1.1.2 nexthop-choice=force-self multihop=yes

R4
ip add add add=20.1.1.2/30 int=ether1
ip add add add=20.20.20.1/30 int=ether2
routing bgp instance set 0 as=400 router-id=20.1.1.1 redistribute-connected=yes confederation=234 confederation-peers=300
routing bgp peer add name=PeerR3 remote-as=300 remote-address=20.1.1.1 nexthop-choice=force-self multihop=yes
routing bgp peer add name=PeerR5 remote-address=20.20.20.2 remote-as=500

R5
ip add add add=20.20.20.2/30 int=ether1
int bridge add name=loopback
ip add add add=202.159.20.1/32 interface=loopback
routing bgp instance set 0 as=500 router-id=202.159.20.1
routing bgp peer add name=PeerConfederation remote-ad=20.20.20.1 remote-as=234
routing bgp network add network=202.159.20.1 synchronize=no

Setelah kelima router tersebut di konfigurasi, maka router R1 dan R5 sudah mendapatkan prefix dari bgp confederation.


Terlihat pada route R1 jika mengakses R5 akan melewati router AS confederation.


Berikut hasil Pingnya.


Demikian tutorial mikrotik indonesia kali ini mengenai konfigurasi bgp condeferation di mikrotik. Semoga bermanfaat bagi kita semua dan selamat mencoba...!!!


EmoticonEmoticon